Ketua DPRD Sulsel Pinjam Uang Kontraktor Rp4 Miliar, Pengamat: Harus Disidang Etik!

- Hukum
  • Bagikan
Ketua DPRD Andi Ina Kartika
Ketua DPRD Andi Ina Kartika

HERALDSULSEL.ID, MAKASSAR – Beberapa hari lalu sidang lanjutan suap Eks Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah digelar, dalam sidang itu menghadirkan saksi salah satu kontraktor.

Dalam sidang tersebut, salah satu kontraktor, Petrus Halim mengaku pernah memberikan pinjaman uang sebesar Rp4 miliar ke Ketua DPRD Sulsel, Andi Ina Kartika Sari.

Menanggapi hal tersebut, Pengamat Pemerintahan, Masriadi Patu menyampaikan, dalam hukum pinjam meminjam itu sah untuk dilakukan.

Namun, ketika membawa jabatan sebagai penyelenggara pemerintahan negara untuk hal tersebut itu menyalahi etika pemerintahan.

“Jadi sekadar itu menjalankan pemerintahan hanya berdasarkan aturan formal belaka, tetapi jauh lebih penting sebenarnya ketika kita menciptakan pemerintahan yang wibawa itu bagaimana penyelenggara pemerintahan itu memahami dan menjalankan etika pemerintahan,” terang Masriadi kepada Herald Sulsel saat dihubungi, Rabu malam, 25 Januari 2023.

Seorang yang punya jabatan di pemerintahan negara itu harusnya menjaga konflik intern, sehingga tidak mengakibatkan ternodainya etika pemerintahan itu.

“Tapi ketika terkait dengan kepentingan seseorang dengan posisinya sebagai penyelenggara negara, apalagi sebagai Ketua DPRD itu betul-betul mencederai prinsip government etik,” urai Masriadi.

“Jadi ironis sekali ketika terjadi seperti itu, dia kan memiliki kedudukan untuk menjalankan fungsi pengawasan pemerintahan, bisa terlibat dengan konflik kepentingan seperti itu dengan kepentingan yang notabene memiliki hubungan dengan pelanggaran pidana telah dan sedang terjadi, itu bahaya sekali,” tambahnya lagi.

  • Bagikan