Kemenag Ngaku Sulit Beri Perlindungan Hukum Jemaah Umrah yang Dituduh Lecehkan Wanita di Masjidil Haram

- News
  • Bagikan
Masjidil Haram.
Ilustrasi Masjidil Haram.

HERALDSULSEL.ID, MAKASSAR – Kementerian Agama RI mengaku kesulitan dalam memberikan bantuan hukum kepada lelaki inisial MS, yang divonis melecehkan seorang jemaah umrah wanita di Masjidil Haram, Makkah.

Kepala Bidang Pelaksanaan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Sulsel, Ikbal Ismail, mengatakan, kurangnya alat bukti membuatnya sulit mengajukan banding atas vonis terhadap MS di pengadilan Arab Saudi.

“Kalau dilihat dari saksi dan CCTV, agak sulit lagi mengajukan banding. Kecuali ada bukti baru yang diajukan korban dan selama ini tidak ada bukti,” katanya, Rabu 25 Januari 2023.

Ditambah lagi keterangan dari dua penjaga di Masjidil Haram membuatnya ia kalah dalam sidang. MS pun divonis dua tahun penjara dan denda Rp200 juta.

“Itu yang kuatnya karena ada CCTV dan yang saksikan langsung adakah Askar atau penjaga Masjidil Haram,” ujarnya.

Kemenag pun tidak bisa berbuat apa-apa. Termasuk andai kata proses hukum MS bisa dipindahkan ke Indonesia.

“Itu tidak ada aturan (memindahkan proses hukum MS dari Arab Saudi ke Indonesia). Menjalani di sana,” ujar Ikbal.

Agar peristiwa ini tidak terulang, ia hanya bisa mengimbau kepada sejumlah travel untuk lebih mengingatkan jemaahnya yang hendak umrah atau haji, agar tidak terseret pidana di Arab Saudi.

  • Bagikan