Nyaris Perkosa Kowad Usai Merampok, Andi Abu: Saya Tidak Tahu Kalau Dia Tentara Pak

- Peristiwa
  • Bagikan
Pelaku Andi Abu Farmi dan Agus Rian Saputra.

Heraldsulsel.Id, Kukar – Kejadiannya di Kutai Kartanegara (Kukar). Dua residivis kasus pencurian, Andi Abu Farmi (25) dan Agus Rian Saputra (26), ketemu di dalam lapas. Akhirnya mereka berteman. Keduanya bebas pada 2021. Mereka lalu ketemu di luar lapas.

Kemudian, keduanya menyusun rencana. Berkolaborasi melakukan aksi pencurian. Dua pencuri kambuhan itu pun sepakat bekerjasama.

Pada Jumat dini hari, 25 Februari 2022, jarum jam menunjuk ke pukul 04.00 Wita. Saat itu, azan subuh sudah berkumandang, keduanya melihat sebuah rumah di Jalan Sedayu Kelurahan Loipuh Kabupaten, Kukar. Rumah itu sepi. Penghuninya sudah tidur. Andi Abu masuk lewat jendela. Agus menunggu di luar.

Saat itu, korban sedang tertidur. Andi Abu lalu mengeluarkan badik. “Bangun!!!”. Korban pun bangun dan kaget saat melihat ujung badik sudah mengarah ke lehernya. “Mana barang-barang berhargamu? Serahkan!” bentak Andi Abu. Korban lalu memberikan ponsel dan sejumlah uang.

Usai menggasak barang korban, Andi Abu tergiur melihat kemolekan tubuh korban. Timbullah niat keduanya untuk melakukan perbuatan cabul.

“Buka bajumu,” ancam Andi Abu sambil menodongkan badik.

Namun, korban kemudian melawan. Dia mendorong tubuh Andi Abu hingga terjerembab ke sudut kamar. Lalu korban yang merupakan anggota Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad) memberikan tendangan taekwondo. Andi Abu menghambur ke jendela lalu kabur. Agus yang berjaga di luar ikut lari.

“Korbannya adalah anggota TNI wanita atau Kowad. Di sana pelaku juga menggunakan senjata tajam dan sempat mengancam korban dan perbuatan yang mengarah ke asusila,” ujar Kepala Bagian Operasi (KBO) Satreskrim Polres Kukar Iptu M Anton Masruri dalam jumpa pers, Jumat (4/3/2022).

  • Bagikan